|
Tidak semua bisnis dapat berjalan dengan baik pada saat kondisi ekonomi
yang buruk (seperti saat ini dengan isu kenaikan BBM, harga harga bahan
kebutuhan pokok sudah naik duluan :sigh: ). Perlu kejelian untuk
menemukan sebuah model bisnis yang mampu berjalan di saat resesi
ekonomi.
Lalu bagaimana seseorang memulai bisnis baru pada saat ekonomi
sulit? Bisa saja namun hanya beberapa bisnis yang mempunyai kinerja
yang lebih baik pada kondisi seperti ini.
Jangan merencanakan bisnis butik pakaian eksklusif, toko kado atau
jasa perjalanan wisata (misalnya), karena hal yang saya sebut tadi
biasanya merupakan kebutuhan tersier dari seseorang dan tidak terlalu
dipentingkan. Hal di bawah ini mungkin beberapa ide yang dapat dimulai
oleh anda:
Membuka Toko Barang Bekas
Bila kondisi ekonomi semakin sulit, maka pemandangan masyarakat yang
berbelanja pakaian di toko barang bekas atau toko diskon akan menjadi
sesuatu yang biasa. Mungkin mereka tidak hanya mencari pakaian, bisa
saja orang mencari furniture, peralatan masak ataupun apa saja. Sebelum
memulai toko barang bekas, coba pikirkan strategi dan kompetisi di
sekitar kita. Banyak juga toko barang bekas yang mendapatkan barang
dagangan secara gratis dan mereka sukar untuk disaingi.
Membuka kelas keterampilan
Kenaikan BBM pasti berdampak terhadap bermunculannya pengangguran /
PHK dan saya kira kursus atau kelas keterampilan seperti usaha membuat
kue, kursus memasak, kursus servis handphone, kursus montir motor dan
lain sebagainya akan laku keras. Konsumen anda pasti membutuhkan
keterampilan yang dapat mereka jual kembali dan mungkin malah anda
melahirkan wirausahawan baru.
Intinya, sebelum memulai usaha, pikirkan bahwa krisis ekonomi akan
menyebabkan kondisi dimana masyarakat tertarik untuk menghemat
pengeluaran, meninggalkan kebiasaan belanja yang boros, dan mungkin
dalam kondisi ekonomi yang mendesak, seseorang bisa saja berpikir untuk
menjadi wirausahawan.
Dennie
|