|
Tanya :
Mas J,
Perkenalkan nama saya Darmawan dari Surabaya. Saya mau mendirikan
dental esthetic (klinik kecantikan gigi). Yang menjadi kendala saya
adalah modal. Saya tidak punya modal untuk mendirikan usaha itu. Saya
hanya punya konsep yang sudah jelas dan saya bukukan dalam bentuk
proposal. Dengan konsep itu bagaimana saya bisa mendapatkan modal untuk
mendirikan usaha tersebut. Sebelumnya saya ucapkan trimakasih.
Jawab :
Pak Darmawan di Surabaya,
Saya teringat kisah bagaimana Pak Ci (Ciputra), membangun Taman Impian
Jaya Ancol, hanya dari sebuah proposal. Kolonel Sanders juga membangun
KFCnya dari sebuah "resep". Namun semua itu harus dimulai dengan "niat
yang lurus".
Kenapa bapak memilih usaha itu? Apakah usaha tersebut
benar-benar bapak sukai, atau sekedar menghitung keuntungan saja?
Kedua, apakah bapak YAKIN, bisa mendapatkan modal itu dari buku
proposal itu? Jika tidak, ya ditinggalkan saja. Karena, saya ngomong
sejuta trik-pun, jika tidak ada keyakinan yang bulat, nanti ujungnya
hanya jadi sampah teori "peng-andaian" saja. Juga, orang yang tidak
yakin, bagaimana akan meyakinkan orang lain? Nah, setelah keyakinan itu
bulat-lat-lat, yang Ketiga, Percantik Proposal bapak dengan gambar
visual untuk meng-ilustrasikan lebih jelas. Mungkin dengan contoh
desain Logo, Interior, Exterior, Brosur, yang semua itu bisa didapatkan
dari internet. Semakin jelas informasi yang didapat calon investor,
semakin besar kemungkinan dia mau berinvest. Keempat, pecah
investasinya menjadi opsi-opsi yang kecil, namun tawarkan dari yang
besar dahulu. Misalnya, Total investasi 500 juta, yang dibuat minimum
50 juta per satu lot investasi. Setidaknya barier dalam mencari
investornya lebih kecil, alasan kedua, Pak Darmawan tidak kelihatan
kalau tidak punya duit, he he. Lebih bagus lagi jika dibatasi
investasinya maksimum 30% perorang, supaya tidak terjadi suara dominan.
Hal lain yang perlu diperhatikan dalam mencari investor untuk suatu
usaha yang baru adalah "Jangan pernah berjanji" akan memberikan
keuntungan yang pasti. Jika untung, bagi untung, jika buntung, ya
hangus duitnya. Namun itu semua dengan garis bawah,"Anda harus berusaha
semaksimal mungkin". Karena semuanya akan berpengaruh pada nama baik
bapak. Akhirnya kembali pada diri bapak sendiri, timbang kapasitas
usaha yang akan dibuka, dengan kemampuan dan segala resources yang kita
miliki, agar nantinya tidak menjadi boomerang buat bapak sendiri. FIGHT!
FIGHT
Jaya Setiabudi
Direktur Young Entrepreneur Academy
Coach Entrepreneur Camp
Pendiri Entrepreneur Association
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
0819 818 919
Www.yukbisnis.com
|