"Sebaik-baiknya bisnis adalah yang dibuka,
bukan ditanyakan terus"

Home arrow Artikel arrow Tujuh Kompetensi Entrepreneur Sukses

Tujuh Kompetensi Entrepreneur Sukses PDF Cetak E-mail
(3 votes)
Penilaian Pengguna: / 3
BurukTerbaik 
  • Berdisiplin dalam merawat dirinya, Entrepreneur memang perlu berkemampuan dalam mengatur orang lain. Namun sebelum itu, entrepreneur harus mampu mengatur dirinya terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk memastikan dirinya tetap berada dalam vitalitas dan tingkat produktivitas maksimum. Entrepreneur melakukan perawan diri dengan berolahraga secara teratur, makan makanan yg menyehatkan, dan berkumpul dengan orang-orang yg positif. Entrepeneur selalu memberi diri asupan positif dari training dan seminar pengembangan diri, buku-buku motivasi, dan juga audio book pengembangan diri.

 

  • Menata dan merapikan atmosfer kerjanya, Entrepreneur akan bisa menghemat banyak waktu, energi dan uang bila dia mampu merapikan atmosfer kerjanya dengan baik.... berkas & dokumen kerja, buku-buku, beragam perlengkapan dsb. Dia akan bisa menemukan apa yang dibutuhkan dengan cepat kapanpun juga, sehingga tak perlu sampai harus membeli lagi barang-barang yg sebenarnya telah dimiliki. Penataan atmosfer kerja secara rapi akan membuat kerja lebih cepat selesai dan juga dengan tingkat stress yang berkurang.

  • Menggunakan peralatan yg tepat untuk bekerja, Peralatan yang tepat tidak lantas berarti perlengkapan elektronik yang mahal, apalagi jika niatnya sekedar untuk bergaya. Apa yang penting di sini adalah peralatan dan juga termasuk perabot yang dimaksudkan untuk mendukung produktivitas maksimum. Tidaklah bijak bagi entrepreneur untuk berhemat sedimikian rupa sehingga membiarkan dirinya duduk di kursi kerja yang kekecilan dan membuat sakit pinggang. Tak bijak juga membiarkan diri bekerja dengan penerangan begitu redupnya sehingga membuat mata lekas lelah. Dengarkan isyarat yg disampaikan oleh tubuh. Ambil tindakan sebelum bermasalah dengan mata, leher, maupun pinggang, yang semua itu pasti akan mengganggu produktivitas.

  • Menata aktivitas dengan diary dan organizer, Entrepreneur tentunya adalah orang yang sibuk. Maka dia perlu menggunakan diary berbentuk notes kecil atau PDA, apapun yang sekiranya cocok dan praktis. Yang penting, dengannya sang entrepreneur bisa menata aktivitas, janji bisnis, serta mendokumentasikan target pencapaian yang memang harus dibuat secara tertulis. Para entrepreneur sukses pastilah mereka yang pandai menata waktunya (meskipun jika mereka harus membayar orang lain untuk menata seluruh aktivitas mereka).

  • Berkemampuan untuk berkata "Tidak", Agar produktivitas sang Entrepreneur meningkat, dan agar dia bisa melakukan lebih banyak perihal yang diinginkan, entrepreneur harus mampu bersikap tegas pada orang lain. Tegas di sini dalam artian kemampuan untuk berkata dan bersikap "tidak" atas perihal-perihal yang memang tak sesuai dengan prinsip, arahan pencapaian, atau memang karena kekurangmampuan diri. Jika sang entrepreneur terus saja berkata "iya" atas seluruh ajakan teman dan relasi, maka hal-hal yang benar-benar penting untuk dilakukan jadi tertunda. Adalah tidak mungkin bagi kita untuk menyenangkan semua orang. Entrepreneur harus melatih sifat asertif, bukannya martir atau agresif.

  • Melakukan apa yang berimbal balik terbesar dan mendelegasikan sisanya, Entrepreneur harus mampu memilah kerjaan mana yang perlu dia kerjakan sendiri, serta mana yang harus dilimpahkan pada orang-orang dengan kompetensi yang sesuai. Cukup banyak entrepreneur pemula yang menghabiskan waktu terlalu banyak untuk mengerjakan aktivitas kesekretariatan yang harusnya bisa didelegasikan pada orang yg memang kompeten untuk itu. Tanpa pendelegasian, produktivitas malah akan menurun, dan justru tingkat stres yang akan meningkat.

  • Mampu mengefisienkan rapat, Waktu adalah aset yang amat mahal. Entrepreneur harus memastikan bahwa segala rapat yang dilakukan memang benar-benar perlu untuk dilakukan, serta memastikannya berjalan secara efisien dan tetap relevan. Tidak perlu melakukan rapat jika masih bisa dilakukan dengan channel yang lain. Yang amat penting sesungguhnya adalah memastikan rapat menghasilkan tindakan konkrit yang dievaluasi.

(Akhmad Guntar.com)

feed0 Komentar

Tulis Komentar
 
 
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
kolom kecil | kolom besar
 

security image
Isikan karakter security


busy
 
 

INSPIRASI BISNIS

"Kalo usaha kita SEPI, cari cara supaya ramai, atau buat keramaian. Kalo buntu jalannya, loncat, atau buat jalan lain. USAHA itu MUDAH, jangan dibuat SuSah!" Jaya Setiabudi


 

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini741
mod_vvisit_counterKemaren710
mod_vvisit_counterMinggu ini2945
mod_vvisit_counterBulan ini7794
mod_vvisit_counterTotal7795

YEA Indonesia


 

Komentar Terbaru

Hari Ini Bawahan, Be...
memang enak jadi atasan. Tapi lebih enak lagi kala...
HUKUM KEKEKALAN REJE...
Mas jaya...kpan ni p purdi jd mentor eu-16 batam?
PENYEBAB KEBANGKRUTA...
TOP bgtttt..Mas...Setuju, tetep focus and wajib ad...
KEKUATAN KEYAKINAN
mas...saya ini seorang cengeng kurang pd. d sa'at ...
FRANCHISE TIPU-TIPU
thanks God. kebetulan hari ini aq mau deal dengan ...

Statistik USER

Total Member : 643
Member Terbaru : BOEDI
Member Online : 0
Hari ini : 1 Terdaftar
Minggu ini : 11 Terdaftar
Bulan ini : 51 Terdaftar

Pengunjung Online

Saat ini ada 7 tamu online

Anggota Online

Tidak ada Anggota Online