|
Tanya:
Mas Jaya,
Nama saya Maruli, saya adalah seorang karyawan, impian saya kelak
punya perusahaan atau usaha. Saat ini selain kerja di sebuah hotel di
batam, saya juga kerja sampingan berjualan barang barang bekas dari
singapura punya teman. Saya terus mengimpikan kelak saya pasti punya
usaha. Terus terang saja sejak saya berjualan saya lebih tahu banyak
bagaimana cara mencari pelanggan dan banyak belajar soal bisnis
tersebut. Dua bulan yang lalu saya coba investasi warung nasi padang
dengan teman di lokasi kawasan industri, dengan perjanjian saya hanya
terima fee setiap bulannya saja, tetapi investasi ini tidak lancar
walaupun masih jalan pembayaran fee selalu macet. Sekarang ini timbul
niat saya juga mau buka bisnis laundry, saya sudah pelajari trik dan
cara caranya, tetapi belum saya lakukan. Yang menjadi pertanyaan saya
:
- Dari kisah saya diatas apakah saya punya bakat jadi pengusaha?
- Menurut Mas jaya usaha apakah yang cocok untuk saya lakukan dari keterangan saya diatas?
- Saat ini saya punya rumah KPR dan rumah itu saya sewakan ke
orang, apakah sudah tepat saya sewakan atau saya buat saja jadi tempat
usaha baru?
Salam
Maruli
Jawab:
Pak Maruli,
Dari keberanian bapak mencoba-coba bisnis, dapat dipastikan bahwa bapak
memiliki bakat jadi pengusaha. Karena faktor utama menjadi pengusaha
adalah KEBERANIAN! Mengenai usaha apa yang cosok untuk bapak, saya
yakin bapak lebih tahu dari saya. Namun itu bukanlah yang terpenting.
Terkadang memang ada orang yang bingung memilih usaha. Solusinya ya
dibuka saja dulu, di adjust kemudian. Bisa mulai dari hobi, bisa juga
mulai dari permintaan pasar yang ada. Misalnya, jika banyak pekerja
single disekitar bapak dan mampu untuk membayar biaya laundry, ya boleh
dicoba membuka laundry. Sebaik-baiknya Usaha adalah yang diBUKA, bukan
ditanyakan terus. Karena kita sama-sama tidak tahu, akan sukses dari
bisnis yang mana. Seperti pacaran saja, kalo gak Action ya gak tahu
mana yang cocok.
Menurut pengamatan saya, dari cerita yang bapak tulis, bapak kurang
fokus, alias kebanyakan yang dipegang dan invest. Saran saya, lebih
baik jalankan satu usaha, ditekuni dengan serius sampai berbuah,
daripada buka banyak usaha, tapi tidak punya kekuatan. Saya pernah
menulis artikel tentang Pecel Lele di www.yukbisnis.com. Meskipun skala usahanya kecil, kalo dibuka di banyak tempat, gedhe juga hasilnya khan?
Mengenai rumah yang bapak miliki, saya tidak bisa berkomentar apakah
lebih bagus dikontrakkan seperti sekarang atau dipakai untuk tempat
usaha. Jika lalu lalang orang di rumah itu banyak, berarti bagus untuk
usaha. Jika tempatnya nylempit, membutuhkan biaya untuk promosi yang
lebih untuk usaha.
FIGHT
Jaya Setiabudi
Direktur Young Entrepreneur Academy
Coach Entrepreneur Camp
Pendiri Entrepreneur Association
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
0819 818 919
|