|
PENDIRI perusahaan software Microsoft, Bill Gates
(53), mundur dari Microsoft Corp, perusahaan yang telah menjadikannya
sebagai orang terkaya di dunia, Sabtu (28/6) WIB atau Jumat waktu AS.
Gates kemudian akan berkonsentrasi mengurus organisasi sosial yang
dinamakan Bill & Melinda Gates Foundation.
Sabtu ini,
tepat dua tahun proses transisi kepemimpinan di Microsoft. Dalam
hari-hari terakhirnya di Microsoft, Bill Gates mengenang masa-masa
bersama perusahaan yang dibangunnya sejak ia berusia 17 tahun. Gates
mengakui bakal merasa kehilangan.
Bill Gates sudah menyampaikan
rencana pengunduran dirinya sejak pertengahan 2007. Dia pun sudah
bersiap untuk mengarungi kehidupan baru. Dalam sebuah wawancara
dengan Channel 9, pria kelahiran Seattle, Washington, 28 Oktober 1955,
itu mengatakan, setelah berhenti dari Microsoft, tentu bakal membuat
suatu perubahan dalam hidupnya.
Ketika saya berusia 17 tahun, saya pertama kali menulis tentang
(bahasa pemrograman) Basic, dan semua yang saya kerjakan tiap harinya
selalu berfokus pada Microsoft, cerita Gates.
Jadi tentunya
akan ada perubahan, ketika bangun di pagi hari dengan sebagian besar
hari yang dijalani akan fokus ke yayasan, lanjut pria bernama lengkap
William Henry Gates III itu.
Meski terlihat sederhana,
mengatur sebuah yayasan amal tak semudah yang dipikirkan. Sebab tujuan
akhir dari yayasan ini, kata Gates, sangat ambisius dan memiliki
lingkungan yang berbeda ketika di Microsoft. Jadi saya juga tidak tahu
akan semudah apa perubahan yang bakal terjadi, imbuhnya.
Ia
mengakui akan kehilangan suasana-suasana yang telah ia habiskan di
Microsoft bertahun-tahun ini. Saya menyayangi orang-orang pintar di
sana. Saya menyukai bagaimana mereka melakukan penelitian terhadap
suatu produk dan saya suka dengan masukan yang kami dapatkan ketika
kami melakukan kesalahan,ujarnya.
Belum diperoleh kabar siapa
yang akan menjadi orang nomor satu di perusahaan software terbesar di
dunia itu. Meski mundur sebagai Microsoft, namun Gates masih akan tetap
ikut dalam proyek-proyek khusus Microsoft.
Sejumlah analis di
AS menyebutkan, sebenarnya Gates telah menyiapkan lima nama
penggantinya. Di antaranya, Steve Ballmer, pria berusia 52 tahun yang
menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Microsoft.
Kemudian
Ray Ozzie (52), Chief Software Architect, Kevin Johnson (47)
President, Platforms & Services Division, Christopher Liddell (50)
Chief Financial Officer, dan Brian McAndrews (49) yang duduk sebagai
Senior Vice President, Advertiser & Publisher Solutions Group.
Lembaga
donor yang didirikan Gates akan fokus pada peningkatan kesehatan
masyarakat serta pengentasan kemiskinan di dunia, termasuk bantuan dana
pendidikan di bidang teknologi informasi.
Sumber : Tribun Batam
|