|
Setelah di-PHK, bila hendak memilih
bisnis dengan sistem waralaba, kita mesti pandai-pandai memilih. Saat
ini bisnis waralaba sedang marak. Usaha apa saja diwaralabakan. Dari
kafe, resto, apotik, salon, travel, makanan, studio foto sampai program
pendidikan. Biaya franchise juga bervariasi dari puluhan hingga
ratusan juta rupiah. Karenanya, kejelian memilih usaha waralaba menjadi
penting. Tidak semua waralaba benar-benar mendatangkan untung. Tak
sedikit bisnis waralaba yang sebenarnya belum terbukti menguntungkan,
citra dan mereknya juga belum kuat sudah buru-buru diwaralabakan.
Supaya tidak terjerumus, ada baiknya kita menggunakan pedoman WISDOM ala Roy Sembel.
Berbisnis
waralaba memang berpotensi sukses lebih besar ketimbang membuka usaha
sendiri. Soalnya, waralaba umumnya memiliki sistem dan merek yang kuat.
Meski begitu, agar sukses mengembangkan bisnis waralaba, kita tetap
membutuhkan jiwa kewirausahaan.
Setelah
membuka usaha waralaba, kita tidak bisa berdiam diri saja. Apa pun
bisnis yang kita jalankan, pasti akan mengalami pasang surut.
Karenanya, kita butuh kemampuan mencari solusi kreatif yang bersifat
lokal. Singkatnya, kita harus tetap ulet.
|