"Sebaik-baiknya bisnis adalah yang dibuka,
bukan ditanyakan terus"

Home arrow Kolom arrow Jaya Setiabudi arrow PENYEBAB KEBANGKRUTAN bagian I

PENYEBAB KEBANGKRUTAN bagian I PDF Cetak E-mail
(11 votes)
Penilaian Pengguna: / 11
BurukTerbaik 

Orang bijak mengatakan,"Segala sesuatu ada ilmunya". Ingin bahagia dalam pernikahan, pelajarilah ilmu pernikahan. Ingin sukses dalam bisnispun, pelajarilah ilmunya. Apa yang terjadi jika tidak mempelajari ilmunya? Ya resiko trial-error! Repotnya juga, kalau belajar terus, kapan prakteknya? Ayo kita sekarang belajar sambil praktek. Banyak hal yang menyebabkan orang bangkrut, antara lain: di tipu orang, rugi secara operasional hingga kehabisan uang, atau pembayaran (piutang) macet.

Dua hal terakhir yang akan kita bahas, karena dua hal ini yang paling bisa kita kontrol.

5 Macam Bisnis Berdasarkan Cashflow:

  1. Cashflow Harian, adalah bisnis yang menghasilkan pemasukan perhari, seperti pedagang sayur di pasar, minimarket, warung makan ataupun bisnis retail dan direct selling lainnya.
  2. Cashflow Bulanan, adalah bisnis yang menghasilkan pemasukan secara berkala, mingguan atau bulanan, seperti pemasok tetap, out sourcing, rumah kos, rental mobil.
  3. Cashflow Semesteran, adalah bisnis yang penghasilan maksimalnya didapat setiap 6 bulan sekali, seperti playgroup, sekolah, bimbingan belajar.
  4. Cashflow Tahunan, adalah bisnis yang memberikan pendapatan tiap tahun saja, seperti rumah kontrakan, pembagian deviden.
  5. Cashflow Proyek, adalah bisnis yang menghasilkan pendapatan tidak rutin (tergantung dari proyek), seperti kontraktor.

Rugi Operasional

Saya selalu menekankan pada kawan-kawan, pada saat memulai bisnis apalagi dengan keterbatasan yang ada, baik secara modal, ataupun tenaga, prioritaskan bagaimana bisa bertahan hidup. Kebanyakkan orang-orang yang mulai usaha mereka terlalu serakah untuk membuat keuntungan yang besar dengan mengabaikan kelancaran arus kas (cashflow). Saya belajar dari kebangkrutan usaha saya yang pertama kali, disebabkan kekurangan uang tunai. Dalam arti lain, profit kelihatan di kertas, tapi uangnya tidak ada. Karena menanti pembayaran yang tak kunjung 'datang', akhirnya perusahaan tidak mampu bertahan hidup, meskipun proyek-proyek besar berdatangan. Bisnis seperti ini, adalah jenis cashflow proyek atau sering kali populer dengan bisnis kontraktor. Bisnis kontraktor adalah bisnis yang sering meleset penyelesaiannya. Jika  penyelesaiannya mundur, otomatis pembayarannya juga mundur. Kecuali cadangan kas anda cukup besar, maka anda masih bisa bertahan hidup, jika tidak, maka anda membutuhkan pemasukan yang bersifat harian atau bulanan. Bisnis kontraktor adalah bisnis yang paling sering diterjuni oleh pengusaha. Kenapa? Modalnya ‘lobby-lobby’, dapat proyek, untung gede! Bisnis ini cukup subur di Negara kita yang masih kental dengan budaya KKN.

Seorang sahabat saya, keluar kerja dan ingin menjadi pengusaha. Tergiur iming-iming dari kawannya tentang ‘untung gede’ dan minim tenaga di bisnis kontraktor, maka ia pun terjun bebas kesana. Dengan modal pas-pasan sekeluar dari tempat kerjanya, dia gunakan untuk membeli mobil bermerek, sebagai modal ‘lobby-lobby’. Berbekal koneksinya di dunia ‘pemerintah’, dapatlah proyek pertama pengecatan ulang gedung pemerintah senilai 100 juta rupiah. Tentu saja bukan karena sahabat saya tukang cat, lantas ia memilih pengerjaan itu. Bahkan macam-macam cat-pun baru ia mengerti saat penawaran dibuat. Tak usah khawatir dengan keahlian, cari saja tukang cat dan mandor cat. Pengerjaanpun dimulai, rencananya akan selesai dalam 2 bulan, keuntungan 30% (sudah dipotong komisi), dengan uang muka 50 % cash. Good business ya! Pengerjaan pengecatan berjalan dengan mulus. Kini saatnya menanti pelunasan yang 50 % lagi. Ia sangat berharap dengan pelunasan itu, selain dipakai untuk melunasi hutang ke kawannya guna membayar biaya tukang dan cat, juga untuk mengepulkan periuk nasi di rumahnya. Namun apa yang terjadi, janji 2 minggu pelunasan setelah proyek dikerjakan tak kunjung datang. Bahkan setelah dua bulanpun, masih belum ada tanda-tanda kehidupan. Alasannya, anggarannya belum turun dari pusat. Sambil menunggu, ia tetap berusaha mendapatkan proyek-proyek baru. Dasarnya jago lobby, eh tokcer juga. Dapatlah ia orderan yang kedua. Masalahnya, duitnya dari mana? Di jaman sekarang, semuanya serba cash belinya. Boro-boro buat mengerjakan proyek kedua, beli susu buat anak di rumah saja udah nggak ada duit. Akhirnya… Bangkrut deh! ‘Kehabisan darah’ katanya! Saya bilang,”Masih untung tidak dikejar KPK.”

(bersambung…)

FIGHT!
Jaya Setiabudi
Direktur  Young Entrepreneur Academy
0819 818 919
www.yukbisnis.com 


feed0 Komentar

Tulis Komentar
 
 
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
kolom kecil | kolom besar
 

security image
Isikan karakter security


busy
 
 



INSPIRASI BISNIS

"Orang Pintar berfikir urut, hingga sampai pada kesimpulan: MODAL harus diDEPAN! Orang Bodoh berfikir LoNCaT2, jadi tak berfikir MODAL sbagai Hambatan" Jaya Setiabudi


 

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini170
mod_vvisit_counterKemaren842
mod_vvisit_counterMinggu ini1809
mod_vvisit_counterBulan ini4896
mod_vvisit_counterTotal38383

YEA Indonesia


 

Agenda Acara

« < January 2009 > »
S M T W T F S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
« < February 2009 > »
S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28

Komentar Terbaru

Bersaing dengan stud...
Tuh khan semua bermula dari yang kecil baru jadi B...
DEMI ORANG TUAKU, AK...
thanks bgt mas Apapun yang terjadi tetap eksis di ...
Menjadi Manusia Yang...
It's true, but really difficult to make it real. P...
Standard Operating P...
Thanks yah... kepake banget nih... btw... ada 9 un...
Ide Bisnis: Dari Man...
ide eksekusi = inlah salah satu hal yg membuat p...

Statistik USER

Total Member : 810
Member Terbaru : joe15
Member Online : 0
Hari ini : 2 Terdaftar
Minggu ini : 13 Terdaftar
Bulan ini : 36 Terdaftar

Pengunjung Online

Saat ini ada 5 tamu online

Anggota Online

Tidak ada Anggota Online