"Sebaik-baiknya bisnis adalah yang dibuka,
bukan ditanyakan terus"

Home arrow Kolom arrow Jaya Setiabudi arrow PENYEBAB KEBANGKRUTAN bagian II

PENYEBAB KEBANGKRUTAN bagian II PDF Cetak E-mail
(5 votes)
Penilaian Pengguna: / 5
BurukTerbaik 

Mungkin ada dari pembaca yang menanyakan,”Kenapa tidak dituntut Pak?” Yah, menuntutpun butuh biaya pengacara, prosesnya lama, uangnya belum tentu dibayar tunai, meskipun Anda menang. Tentu saja kasus yang saya bicarakan bukan bermaksud mematahkan bisnis kontraktor. Banyak juga bisnis tipe seperti itu yang menuai keberhasilan. Hanya saja, ada persyaratan yang perlu diperhatikan oleh pemula yang akan masuk ke bisnis kontraktor. Pertama, pastikan Anda memiliki cadangan devisa atau aliran kas yang bisa membiayai operasional Anda sehari-hari sampai jangka waktu yang cukup lama, misalnya 1 tahun. Kedua, pastikan Anda memiliki sumber-sumber pembiayaan untuk mendanai proyek Anda, tanpa mengganggu periuk nasi Anda dirumah. Ketiga, alangkah lebih baiknya jika Anda memiliki pengalaman di lapangan tentang proyek-proyek terkait. Jangan hanya tergiur iming-iming profitnya semata. Ingat, sudah menjadi hukum alam, jika bisnis dengan margin besar, resiko juga pasti besar. Jika ada bisnis bermargin besar - resiko kecil, pasti banyak orang akan mengikuti jejak Anda dan marginnyapun akan jatuh kemudian. Masuk akal? Contohnya warung makan, biasanya mengambil keuntungan 100% lebih dari harga bahan baku. Mengapa? Karena resiko basi jika tidak laku!

Rumput Tetanga Kelihatan Lebih Hijau
Penyebab lain dari kebangkrutan pengusaha pemula adalah kehilangan fokus. Pada saat mereka masih berstatus sebagai karyawan, mereka nyaris tidak mengetahui apa itu peluang usaha. Namun setelah mereka terjun ke dunia usaha, ternyata lain dari apa yang mereka pernah perkirakan. Bukan hanya mereka yang bangkrut yang bermasalah, yang berhasil mengeruk keuntunganpun terkena penyakit. Namanya penyakit ‘latah’. Ya, benar, penyakit ‘latah’. Karena dia merasa berhasil dalam bisnisnya, ia pikir tangannya seperti serigala midas. Apalagi melihat rumput tetangga yang lebih hijau, melihat istri tetangga yang lebih cantik (padahal pembantunya), ehh nggak tahan godaan untuk ‘polibisnis’. “Keuntungannya gede lho!” katanya dengan nafsu. Masih ingat hukum keuntungan vs resiko? Yah benar, resikonya gede juga. Tapi bukan disitu masalahnya. Masalahnya timbul saat dia asyik menghabiskan waktu bercengrama dengan bisnis barunya. Pada saat ia meninggalkan bisnis lamanya yang baru seusia jagung dan tanpa tim yang solid untuk menjaganya, itulah pangkal kehancurannya. Tidak berhenti sampai disitu, saat bisnis keduanya mulai menurun dan membuat kerugian, keuntungan yang di bisnis barupun tergerogoti. Jika tidak bisa mengambil tindakan yang tegas dan tepat, bisnis keduanya juga akan terseret hancur dan meninggalkan hutang setumpuk.
Lha terus bagaimana cara berbisnis yang aman dari kebangkrutan? Kebangkrutan adalah suatu konsekuensi dalam bisnis, namun kita bisa menghindari jika tahu ilmunya. Pertama, jika Anda tidak memiliki cadangan devisa yang besar, apalagi mendapat bodal bisnis dari berhutang, pilihlah bisnis yang menghasilkan cashflow harian dan tidak memerlukan edukasi pasar yang lama. Meskipun marginnya tipis, jika volumenya besar, besar pula profitnya. Misalnya Anda hanya memiliki modal 10 juta rupiah, bagaimana bisa mendapatkan keuntungan yang besar dengan resiko yang kecil? Bandingkan bisnis menjual sayur di pasar dengan margin 5%, tapi pembayaran tunai. Dengan modal 10 juta rupiah (anggap terpakai semua tiap hari), Anda bisa menghasilkan keuntungan 500 ribu perhari. Jika dikali 30 hari, menghasilkan keuntungan 15 juta rupiah. Artinya, untung 150 % dari modal Anda (10 juta). Jika Anda berbisnis yang dibayar mundur 30 hari, meskipun margin Anda 50%, keuntungan Anda hanya 5 juta rupiah. Kedua, setelah cashflow harian lancar, baru carilah orderan tambahan yang menghasilkan income bulanan atau proyek. Ketiga, jangan mudah tergiur untuk diversifikasi usaha terlalu cepat, karena akan memecah fokus Anda. Percayalah, semua bisnis adalah bisnis penanaman. Artinya, semuanya butuh waktu untuk bertumbuh. Dan dibutuhkan keseriusan dalam pengelolaan untuk menghasilkan buah yang unggul.

“Rumput tetangga kelihatan lebih hijau, padahal imitasi. Istri tetangga kelihatan lebih cantik, padahal itu pembantunya. Bisnis tetangga kelihatan lebih untung, padahal sedang rugi. STAY FOCUS!”

FIGHT!

Jaya Setiabudi
Direktur Young Entrepreneur Academy
Founder Entrepreneur Association 


feed6 Komentar
vivi
November 15, 2008
125.162.61.101
Nilai: +0

TOP bgtttt..Mas...Setuju, tetep focus and wajib ada ilmu nya.

report abuse
vote down
vote up
santoso
November 19, 2008
218.186.14.74
Nilai: +0

Bisnis kecil mesti mempunyai prospek besar dimasa depan agar tidak tergilas zaman. Bisnis besar berprospek juga besar. kata pepatah small is beautiful, kecil itu indah. Alangkah baiknya bila kita memulai usaha dari yang kecil-kecil. Akan ada cerita dan sejarah indah dari hal-hal yang kecil. salam

report abuse
vote down
vote up
deni
November 19, 2008
125.162.88.241
Nilai: +0

Yup...betul, kecil - kecil cabe rawit.

report abuse
vote down
vote up
aldy
November 25, 2008
125.165.168.253
Nilai: +0

setuju banget...tetapi bagaimana kalau 'rumput' kita diintip terus mas, sehingga banyak saingan....apakah kita bisa tetap bertahan???caranya??

report abuse
vote down
vote up
Sofni
November 28, 2008
203.130.203.56
Nilai: +0

Makasih banyak Mas,,
Makasih untuk ilmu yang pernah mas kasih beberapa tahun yang lalu,,
Alhamdulillah sekarang lagi dipraktekkkan (^_^)
Saya dan suami sudah buka usaha, belum mandiri sich, tapi saya sangat bersyukur, karena dari sana banyak profit yang saya dapatkan, terutama saya berkenalan dengan orang-orang yang hebat yaitu Pak Imam dan istrinya,, (makasih pak, bu)
Ops jadi curhat,,
Do'akan kami sukses ya,,, (^_^)

report abuse
vote down
vote up
sulis_ksm
December 15, 2008
125.165.108.116
Nilai: +1

betul tuch, daripada untung gede kagak lancar mbayarnya, mendingan untung besar tapi lancar mbayarnya, yaaa.....toochh

report abuse
vote down
vote up

Tulis Komentar
 
 
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
kolom kecil | kolom besar
 

security image
Isikan karakter security


busy
 
 



INSPIRASI BISNIS

"Saya menyempatkan waktu mengisi pikiran saya akan konsep - konsep berpikir sukses, itu perlu buat saya" udaDennie.com


 

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini254
mod_vvisit_counterKemaren842
mod_vvisit_counterMinggu ini1893
mod_vvisit_counterBulan ini4980
mod_vvisit_counterTotal38467

YEA Indonesia


 

Agenda Acara

« < January 2009 > »
S M T W T F S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
« < February 2009 > »
S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28

Komentar Terbaru

Bersaing dengan stud...
Tuh khan semua bermula dari yang kecil baru jadi B...
DEMI ORANG TUAKU, AK...
thanks bgt mas Apapun yang terjadi tetap eksis di ...
Menjadi Manusia Yang...
It's true, but really difficult to make it real. P...
Standard Operating P...
Thanks yah... kepake banget nih... btw... ada 9 un...
Ide Bisnis: Dari Man...
ide eksekusi = inlah salah satu hal yg membuat p...

Statistik USER

Total Member : 811
Member Terbaru : Pradhika Rama Ulianto
Member Online : 0
Hari ini : 3 Terdaftar
Minggu ini : 14 Terdaftar
Bulan ini : 37 Terdaftar

Pengunjung Online

Saat ini ada 10 tamu online

Anggota Online

Tidak ada Anggota Online