"Sebaik-baiknya bisnis adalah yang dibuka,
bukan ditanyakan terus"

Home arrow Success Story arrow Jabatan Manajer Ditinggalkan, Rugi Rp250 Juta, Bangkit bersama Lele
Jabatan Manajer Ditinggalkan, Rugi Rp250 Juta, Bangkit bersama Lele PDF Cetak E-mail
(16 votes)
Penilaian Pengguna: / 16
BurukTerbaik 

Shandy Steven, Pemilik Pondok Tibelat

Shandy Stevan meninggalkan jabatan manajer di hotel bintang empat, beralih ke usaha budidaya ikan. Ia pernah berjaya, tapi pernah juga terpuruk rugi sampai Rp250 juta. Tak punya modal, ia turun mencangkul sendiri membuat kolam ikan.

Siang itu Shandy Stevan tampak bersahaja. Penampilannya sekarang beda 180 derajat dengan beberapa tahun silam. Dulu, pria ini selalu tampil rapi karena ia sebagai Night Duty Manager di hotel berbintang empat di Batam. Saat kerja di hotel, kadang tamu-tamu hotel suka minta dilayani.

”Minta dicarikan teman ngobrol. Mau tak mau harus dilayani. Saya telpon penyedianya. Mau yang kayak gimana, belasan tahun, semuanya ada, tinggal telepon. Tapi setelah punya anak, hati saya berontak, makanya saya pilih keluar dan usaha sendiri,” ujar lulusan Sekolah Tinggi Bahasa Asing.

Usaha budidaya ikan Pondok Tibelat (sesuatu yang tak bisa dilupakan-red) di Sei Temiang bermula dari usaha ikan lele coba-coba di rumahnya di Legenda Malaka dengan kolam lele ukuran 14 meter persegi. Usahanya berhasil, hanya tiga bulan panen 1 ton lele. Tidak lama setelah itu ia mengalihkan usahanya ke Rindu Alam, depan perumahan Mediterania karena mendapat investasi dari orang Singapura Rp100 juta. Panen pertama berhasil. Iapun mengembangkan usaha kolamnya, dari 8 kolam menjadi 30 kolam ikan lele dengan dana tambahan dari hasil menjual rumah yang ditinggalinya. ”Kalau ditotal habis Rp250 juta untuk 30 kolam ikan di Rindu Alam,” ujarnya.

Tapi sayang, panen ke dua dan selanjutnya gagal total. Penyebabnya hama alam, seperti ular, burung pemangsa ikan dan hama ”kepala hitam”. ”Mereka mencuri ikannya sebelum kita memanennya. Ternyata anak buah saya sendiri pelakunya,” ujar pria asal Bandung, Jawa Barat.

Usahanya kian terpuruk saat ada penggusuran di Rindu Alam.

Iapun memindahkan 150 ribu ikan lelenya ke Barelang, jembatan IV dengan menyewa lahan pada seseorang. Di sana ia membangun kolam ikan lagi. Investor Singapura mau kucurkan dana Rp1 miliar. Sayangnya, dana itu tidak cair karena lahannya bermasalah. Usaha kolam ikan di Barelang cuma berjalan enam bulan. Musibah kembali datang, satu pekan sebelum panen anak buahnya kabur setelah memanen ikan lelenya.

”Untunglah saya punya mantan pacar (istri-red) yang baik. Kalau tidak ada dia, mungkin waktu itu saya jadi gila. Sudah habis-habisan sampai jual rumah, jual kendaraan, tapi tidak ada hasil,” ujarnya.

Di saat kebingungan itu, tiba-tiba ia teringat. Dulu saat digusur dari Rindu Alam ia dijanjikan Otorita Batam akan mendapatkan lahan pengganti. Ia ke OB dan langsung dapat lahan di Sei Temiang, tempat usahanya sekarang. Karena habis modal, iapun turun mencangkul sendiri untuk membuat kolam ikan. Di atas lahan 2 hektare itu, sekarang ada 27 kolam. Kolamnya berisi berbagai macam ikan, ada lele, nila, gurame, bawal tawar, ikan mas, patin, ikan hias dan ikan koi.

”Sekarang, Alhamdulillah satu bulan bisa panen 1,5 ton lele, 500 kg ikan emas, 300 kg ikan gurame, 500 kg ikan Nila,” ujarnya.

”Hasilnya bisa 5-6 kali lipat gaji manajer hotel dulu,” ujarnya.

Steven tidak hanya menjual ikan-ikan yang siap dikonsumsi, tapi juga menjual bibit ikan. Menurutnya justru 70 persen penghasilannya berasal dari penjualan bibit ikan. ”Kalau bibit ikan bisa setiap hari jual, kalau panen ikan sebulan sekali,” ujarnya.

Selain itu, kolam ikannya juga dikembangkan sebagai tempat pemancingan. Di kolam lainnya ia membangun saung untuk tempat beristirahat.

”Saya ada kerjasama dengan hotel, jadi para turis bisa datang ke sini. Mereka bisa menikmati suasana kampung,”ujarnya.

Kolam ikannya juga sering dikunjungi anak TK. Anak-anak itu pulang membawa bibit ikan, satu ikannya dijual Rp2500. Selain usaha ikan, Steven juga pernah usaha ternak ayam potong, tapi kolaps karena jatuhnya harga ayam gara-gara ada flu burung. Ia juga pernah usaha lembaga kursus. Tapi ditipu rekan kerjanya dan modal investasi sebesar Rp30-an juta -pun menguap.

Punya pengalaman berkali-kali dikhianati rekan kerja dan anak buah, kini usaha kolamnya dipantau sendiri 24 jam. Steven memilih tinggal di dekat kolam. ”Kerja seperti ini 24 jam. Apalagi pas hujan malam hari. Kita harus turun untuk membuka kolam, supaya tidak banjir,” katanya.

Steven tidak hanya tinggal sendiri, tapi ditemani istrinya Nur Hafsah, mantan manager front office hotel berbintang di Batam. Juga bersama lima anaknya Gita (9), Karin (7), Jason (6), Caroline (2) dan si jabang bayi. Karena senang tinggal di kolam, rumahnya di Anggrek Mas dan Taman Lestari ia kontrakan ke orang lain. ”Tinggal di sini enak, kekeluargaan dengan tetangga tinggi. Beda sekali dengan di perumahan. Sama tetangga kiri kanan tidak saling kenal,” ujarnya. ( Sumber : Batam Pos)
feed19 Komentar
berkat Jaya Lase
May 18, 2009
203.130.193.10
Nilai: +1

minta nomor hp bapak donk.. sy ada minat utk memelihara berbagai ikan karena saya ada hobby utk buka usaha sendiri.
terima kasih
no hp saya 07787099310
terima kasih
salam dari kami
berkat

report abuse
vote down
vote up
eko prayitno
May 26, 2009
125.164.65.101
Nilai: +0

saya salut dengan kerja keras bapak, memang perjuangan itu bituh pengorbanan paling tidak pengalaman bapak menjadi motivasi saya karena saya juga sedang membangun usaha meskipun berbeda bidang bidang dengan anda semoga kelak saya bisa meniru ksesuksesan bapak, amin.

report abuse
vote down
vote up
eko prayitno
May 26, 2009
125.164.65.101
Nilai: +0

email : Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
http://serbasablon.blogspot.com

report abuse
vote down
vote up
purwono budi santoso
May 27, 2009
113.212.161.181
Nilai: +0

hebat sekali perjuangan anda dengan begitu kita bisa tau nikmatnya sebuah kesuksesan,dari sini saya bisa bercermin dari anda pak steve.

tetap semangat

report abuse
vote down
vote up
Muhammad Nurul Latif
June 08, 2009
81.252.82.4
Nilai: +2

pak kalo boleh tahu pemsaranya giman ya??? kadang yang jadi kendala untuk pemula adalh mencari konsumenya/ pemasaranya...

report abuse
vote down
vote up
imran
June 13, 2009
222.124.222.158
Nilai: +0

pak gimana caranya dapat bantuan dana, minta nomor hp bapak donk.. sy ada minat utk memelihara ikan bandeng, saya ada hobby utk buka usaha sendiri.
terima kasih
no hp saya 085255754651
terima kasih
salam
imran

report abuse
vote down
vote up
APIK S RIJAL
June 19, 2009
125.163.123.148
Nilai: +0

GILA....!!!!!
Memang Anak2 EU dan TEPOK gak Ada habisnya....
Pokoknya ayo semua kita menjadi pengusaha..kaya raya membangun bangsa berguna masuk surga..
Sekalian numpang iklan..
Aqu Sekarang Buka Franchise One Stop Fastfood
MAu Tau ?
Klik :
http://www.ajibburger.tk

report abuse
vote down
vote up
fithra maulana
June 19, 2009
125.163.225.155
Nilai: +0

siaapp pak,,

nih rencana juga mw beli lahan,,tpi g tw mw dibikin kolam atau kebun,,

bagi tips dan triknya dunk klo mw usaha perikanan seperti bpk,,

makasih,,

sukses dah bwt kita smw,,

report abuse
vote down
vote up
dono
June 20, 2009
202.146.241.6
Nilai: +1

salut buat bapak ini, emang perjuangan butuh pengorbanan..
cerita ini bisa jadi inspirasi buat sapa saja

report abuse
vote down
vote up
Angga Surya Andika
June 25, 2009
202.70.55.162
Nilai: +0

Wah memang Bapak Steven orang yang sudah banyak makan Asam dan Garam kehidupan, ya pantaslah kalau sekarang Sukses.

Buat LPPMITC, kalau anda WARAS, anda TIDAK AKAN pasang IKLAN di Bagian KOMENTAR ini karena SALAH TEMPAT. Dan berarti ANDA TIDAK WARAS!!!

Buat SEMUA yang masih pasang IKLAN secara SENGAJA MAUPUN TIDAK, Mohon untuk tidak pasang IKLAN di bagian Komentar ini! Emang Sudah kehabisan tempat iklan? Saya jadi males baca komentaer tapi isinya IKLAN. Tolong buata Admin [url=www.yukbisnis.com]www.yukbisnis.com untuk TEGAS memperingatkan setiap pengunjung web ini untuk tidak pasang iklan di bagian Komentar, karena SALAH TEMPAT! Kalau Admin www.yukbisnis.com BERJIWA ENTERPRENEUR pasti TAHU kalau KOMENTAR SANGAT BERBEDA DENGAN IKLAN.

Sekian Komentar saya, Saya Mohon Maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak apabila komentar saya tidak hanya mengomentari Artikel diatas, tetapi juga mengomentari isi komentar orang lain. Saya juga Mohon Maaf Sebesar-besarnya jika saya Menyinggung Perasaan Rekan-rekan Enterpreneur semua.
TERIMA KASIH

report abuse
vote down
vote up
admin
June 25, 2009
125.162.66.5
Nilai: +1

Terima kasih atas masukannya Mas Angga. Mulai sekarang saya akan menyeleksi komentar - komentar yang masuk.

report abuse
vote down
vote up
doddy
June 27, 2009
114.59.26.206
Nilai: +0

1 kata. Salut. Saya blm berani seperti bapak, saat ini saya masih bekerja dan punya hobi ikan koi, krn hobi yang keterusan saya jadikan untuk usaha sambilan. Saat ini saya ada showroom ikan koi di semarang dan pembsaran di muntilan.
namun saya belum berani total seperti bapak.
Selamat semoga semakin sukses.

report abuse
vote down
vote up
mizan
July 12, 2009
125.164.121.51
Nilai: +0

salut buat bapak. semangat, kerja keras & pantang menyerah bapak patut diacungi jempol.
sekarang saya lagi merintis usaha pembenihan ikan nila, mohon saran-saran dan bagaimana cara bangkit dari kegagalan yang berkali-kali seperti yang bapak alami. trima kasih.
Smoga kesuksesan selalu menyertai bapak.

report abuse
vote down
vote up
admin
July 21, 2009
61.247.41.98
Nilai: +0

@angga : Gapapa donk pak, orang diajarin Gila sama gurunya kok.

report abuse
vote down
vote up
small Bos
July 22, 2009
114.123.157.67
Nilai: +0

salut , semoga sukses selalu dan usahanya berkah... selalu bermanfaat kepada yang lain.
bagaimana agar bisa selalu fokus saat lagi capek mental????
tq

report abuse
vote down
vote up
ibrahim alfan
July 23, 2009
125.165.117.254
Nilai: +0

ada gambar buat kolam, bisa minta no hp nya

report abuse
vote down
vote up
Neo Teck Fang
July 25, 2009
114.123.235.174
Nilai: +0

yang saya butuhkan bukan cerita happy ending pak...
Saya butuh info teknis yg mgkn lebih bermanfaat daripada cerita happy ending...
Apa yg bisa bapak bagikan untuk calon orang kaya berikutnya
????

report abuse
vote down
vote up
Nur
August 07, 2009
125.160.89.197
Nilai: +1

Wah.. salut, Mas! Bersedia meninggalkan pekerjaan yang bonafide jadi beralih profesi ke wiraswasta berbudidaya ikan Lele. Tidak banyak orang yang seperti Anda! Thanks atas ceritanya! Mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi untuk semuanya!

report abuse
vote down
vote up
yudhian
November 03, 2009
114.123.39.89
Nilai: +0

salut... sungguh semangat dan perjuangan yang luar biasa, semoga semangat tersebut bisa menular kepada saya yang saat ini sedang merintis usaha yang sama, terima kasih atas ceritanya, sangat inspiratif!

report abuse
vote down
vote up

Tulis Komentar
Hanya Member yang di izinkan untuk mengisi komentar. Silahkan Register jika anda belum memiliki account Yukbisnis

busy
 
 


INSPIRASI BISNIS

"Hal kecil sungguh sulit untuk dikerjakan bila TERPAKSA, sebaliknya Hal sebesar apapun sangat mudah bila dikerjakan dengan IKHLAS" udaDennie.com


 

YEA Indonesia


 


Komentar Terbaru

Berawal Pahit, Beruj...
cespleng juuga usaha kalau ditekuni terus!
Kisah Sukses Seorang...
Saya salut atas sukses story tsb, tapi detil tekni...
Pantang Menyerah
Subhanallah ternyata banyak nikmat yang harus kita...
Siapkah Jika Bangkru...
Saya sangat setuju sekali dengan keputusan ancang2...
JOE GIRARD Salesman ...
Luar Biasa Seandainya saya punya satu saja anak ba...

Statistik USER

Total Member : 3079
Member Terbaru : rizkitri
Member Online : 0
Hari ini : 4 Terdaftar
Minggu ini : 10 Terdaftar
Bulan ini : 41 Terdaftar

Pengunjung Online

Saat ini ada 15 tamu online

Anggota Online

Tidak ada Anggota Online