"Sebaik-baiknya bisnis adalah yang dibuka,
bukan ditanyakan terus"

Home arrow Kolom arrow Jaya Setiabudi arrow TAKUT USAHA? GAK SALAH?

TAKUT USAHA? GAK SALAH? PDF Cetak E-mail
(2 votes)
Penilaian Pengguna: / 2
BurukTerbaik 

Baru saja saya membaca iklan suatu lembaga pendidikan, mencuplik beberapa berita di harian Kompas. Berita yang pertama mengatakan 2000-4000 orang pengangguran baru tercipta di Indonesia setiap hari. Lebih lanjut Kompas memberitakan, diperkirakan di tahun 2009, Ada 116,5 juta orang (69% dari total penduduk) di Negeri ini Serbu Pasar Kerja! Mengerikan!


  

Sarjana, Sarjana, Sarjana

Jamannya si Doel, menjadi sarjana merupakan suatu kebanggaan yang luar biasa. Bagaimana dengan sekarang? Mau tahu berapa kebutuhan tenaga sarjana di Indonesia? 75.000 orang saja pertahunnya! Emang berapa jumlah lulusan sarjana? 3 juta sarjana baru setiap tahunnya. Jadi jangan heran, sayapun pernah punya driver yang sarjana, bahkan dari lulusan luar negeri. Kok bisa? "Daripada nganggur", katanya.

Anggap saja Anda adalah termasuk dari 75.000 sarjana yang "beruntung" mendapatkan job sarjana. Namun jangan protes jika penghasilan Anda akan mendapatkan "tekanan" alias pas-pasan. Jika tidak puas, monggo silakan keluar, wong masih tersisa 2,9 juta sarjana yang ngantri. Kompetisi pekerja akan semakin gila. Sudah hukum alam, jika supply berlebihan, harga akan banting-bantingan. Nah, rendahnya gaji di negara ini harusnya bukan salah siapa-siapa, tapi salah bersama. Hal itu disebabkan sedikitnya pertumbuhan usaha atau pengusaha di negeri ini.

Seandainya saja pembaca sadar akan mendesaknnya "lowongan" pengusaha, lha mbok yuk jadi pejuang, keluar kerja dan bangun usaha. Khususnya bagi para sarjana dan lulusan sekolah kejuruan, dibuka lowongan "Wajib Usaha" (seperti wajib militer jaman perang). Kalo bangkrut gimana? Ya tinggal bangun lagi, wong dulu juga gak punya duit pas lahir. Apa yang ditakuti? Apalagi sekarang banyak sekali pendidikan informal yang mengajarkan "ilmu-ilmu praktis" mulai usaha, bangkit dari kebangkrutan ataupun paket mengembangkan usaha. Layaknya pasukan khusus yang dilatih dan diperbekali dengan senjata, tak perlu takut menghadapi musuh. Katakanlah Anda gagal terus dalam usaha dan ingin balik mencari kerja, apakah ditolak karena bekas pengusaha? Justru mentalitas pengusaha (Intrapreneurship) itu yang sekarang dibutuhkan, dibanding dengan karyawan yang "bermental" pekerja. Nah tuh, apalagi resiko jadi pengusaha? Paling ditakuti adalah saat kaya kemudian lupa diri saja.

Mudah-mudahan para orang tua mulai sadar, bahwa "mempersiapkan anaknya untuk menjadi pekerja", sama dengan menjerumuskan anaknya ke "tragedi lorong maut Mina", berdesak-desakan kehabisan nafas. Berita yang marak akhir-akhir ini, bahkan Presiden SBY juga mengatakan,"Tren sekolah-sekolah sekarang adalah menciptakan Young Entrepreneur". Daripada saling menuding dan memaki pemerintah dalam krisis ini, yuk kita menjadi bagian dari solusi krisis ini. Jadilah PEJUANG, jadilah PENGUSAHA!

Jika ada yang perlu ditakuti, Takutlah "tidak punya KEBERANIAN". Jika Anda mau mencaci, cacilah diri sendiri karena tidak berkontribusi.

 
FIGHT! 

Jaya Setiabudi

Director Y.E.A
Coach Entrepreneur Camp
Pendiri Entrepreneur Association
Email : Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Hp : 0819 818 919

feed3 Komentar
kris
October 31, 2008
202.173.23.1
Nilai: +0

yowes....... tak cobanya sekarang, jadi sarjana yg siap kere, lha..wong sekarang aja udah kere. bener gak pak

report abuse
vote down
vote up
deni
October 31, 2008
125.162.78.205
Nilai: +0

Action and Action...
FIGHT

report abuse
vote down
vote up
daruz
December 13, 2008
125.165.106.113
Nilai: +0

pak jay,gimana caranya meghilangkan rasa TAKUT untuk memulai usaha???maklum lah kita orang kecil,modal pas passan,,,SEKALI BANGRUT MODAL HABIS.!!!

report abuse
vote down
vote up

Tulis Komentar
 
 
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
kolom kecil | kolom besar
 

security image
Isikan karakter security


busy
 
 



INSPIRASI BISNIS

"Jika ada yang perlu ditakuti, Takutlah "TiDaK punya KEBERANIAN". Jika mau menghitung resiko, hitunglah resiko jika TiDaK melangkah. ACTION!" Jaya Setiabudi


 

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini5
mod_vvisit_counterKemaren838
mod_vvisit_counterMinggu ini2482
mod_vvisit_counterBulan ini5569
mod_vvisit_counterTotal39056

YEA Indonesia


 

Agenda Acara

« < January 2009 > »
S M T W T F S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
« < February 2009 > »
S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28

Komentar Terbaru

Bersaing dengan stud...
Tuh khan semua bermula dari yang kecil baru jadi B...
DEMI ORANG TUAKU, AK...
thanks bgt mas Apapun yang terjadi tetap eksis di ...
Menjadi Manusia Yang...
It's true, but really difficult to make it real. P...
Standard Operating P...
Thanks yah... kepake banget nih... btw... ada 9 un...
Ide Bisnis: Dari Man...
ide eksekusi = inlah salah satu hal yg membuat p...

Statistik USER

Total Member : 814
Member Terbaru : iyonamaku
Member Online : 0
Hari ini : 0 Terdaftar
Minggu ini : 17 Terdaftar
Bulan ini : 40 Terdaftar

Pengunjung Online

Saat ini ada 6 tamu online

Anggota Online

Tidak ada Anggota Online